Penilaian Layanan
Bagaimana pengalaman Anda?
Bagaimana pengalaman Anda?
Detail Program
Program ini memperluas rantai nilai sawit dari minyak goreng hingga oleokimia, farmasi, dan bioenergi, demi ketahanan pangan nasional dan daya saing produk hilir sawit Indonesia di pasar global.
Mengembangkan produk turunan sawit bernilai tinggi untuk pasar domestik dan ekspor.
Memastikan ketersediaan minyak goreng dan produk pangan berbasis sawit untuk kebutuhan dalam negeri.
Menghubungkan pelaku hulu dan hilir untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok.
Indonesia memiliki posisi strategis sebagai produsen kelapa sawit terbesar di dunia. Namun, untuk memaksimalkan potensi tersebut, Indonesia perlu bergerak lebih jauh dari sekadar pengekspor minyak sawit mentah. Di sinilah Program Pangan dan Hilirisasi BPDP berperan penting.
Program ini hadir untuk meningkatkan nilai tambah produk sawit melalui pendanaan riset, pengembangan infrastruktur, dan kemitraan industri. Tujuannya adalah memperkuat industri kelapa sawit nasional, memastikan ketahanan pangan melalui produksi minyak goreng domestik, serta meningkatkan daya saing produk hilir sawit di pasar global.
Dengan adanya program ini, Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi eksportir minyak sawit mentah, tetapi juga pusat industri berbasis sawit yang berkelanjutan dan inovatif.
Pelaksanaan program ini berpijak pada sejumlah regulasi yang menjadi pedoman utama, antara lain:
Regulasi tersebut memastikan setiap tahapan program berjalan secara akuntabel, transparan, dan tepat sasaran.
Program Pangan dan Hilirisasi dirancang untuk mencapai tiga sasaran utama:
Program ini mencakup empat aspek utama yang saling melengkapi:
Melalui Program Pangan dan Hilirisasi, BPDP menegaskan komitmennya untuk membawa industri kelapa sawit Indonesia naik kelas. Setiap dukungan yang diberikan adalah langkah strategis menuju ketahanan pangan nasional yang lebih kokoh, industri hilir yang lebih beragam dan inovatif, serta posisi Indonesia yang lebih kuat di peta industri sawit global.
Ringkasan Program